Memulai hidup sehat…

Posted on October 1, 2010

4


Tak terasa udah masuk bulan Oktober… terakhir nulis di blog ini bulan Juli… wew, lama juga. Banyak kejadian dan kesibukan yg sudah menyita waktu… banyak pula inpirasi tulisan yg akhirnya menguap begitu saja gara-gara tidak di tulis dalam draft atau semacamnya…

Ada sebuah inspirasi (dan sebenernya resolusi pribadi juga) yang saya rasa harus saya paksakan untuk disimpan dalam blog ini, yaitu hidup sehat. Saya itu sejak dahulu kala (lebay…:P) pengen sekali yg namanya menurunkan berat badan… yaa beberapa kali sih memang sempat turun, tapi biasanya karena memang sedang sakit atau hal-hal diluar kendali saya. Ketika normal, ya kembali lagi beratnya seperti semula. Saya pikir diet sedikit mungkin membantu, tapi ternyata efeknya sama saja yah?

Lalu saya mulai membaca sedikit tentang perubahan pola makan… dan saya mencobanya tapi ternyata sulit sekali, terlebih karena saya memiliki anak balita, di mana sebuah kebiasaan sulit dirubah adalah menghabiskan sisa makanan anak saya…. alias jadi tong sampah, kata orang dulu. Dan yang paling sulit saya lakukan adalah berolahraga. Bukan olahraganya, namun saya tidak bisa menemukan waktu luang untuk berolahraga. Sebagai ibu bekerja tentunya waktu 5 hari telah habis di kantor dan Sabtu-Minggu otomatis harus full bersama anak saya… Entahlah saya juga bingung, kenapa ya ibu yg lainnya dengan kesibukan yg lebih banyak dari saya masih bisa berolahraga di hari Sabtu atau Minggu (tanpa anak mereka)…
Akhirnya saya terpaksa memendam keinginan saya untuk berolahraga sambil mencari-cari alternatif lainnya. Padahal kalo dipikir-pikir, saya bekerja di institusi pendidikan dengan fasilitas olahraga terlengkap tapi tetap saja sulit. Saya bahkan mencoba membeli VCD senam pilates/aerobik, tapi ternyata waktu di rumah lebih terkuras ditambah dvd player di rumah dikuasai anak saya…
Saya pengen sekali mencoba maen tenis, tapi ……. masalahnya balik lagi ke masalah waktu… (cape degh….)

Ah sudahlah…

Di saat saya (hampir) putus asa, ternyata ada seorang teman mengajak saya untuk ikut kelas Yoga, di jam istirahat kantor, yang tentunya tidak mengganggu jam kerja dan tidak mengambil waktu libur saya… sebuah kesempatan yang baik tentunya… kini, saya hanya perlu menekuni dan menikmatinya…
Nah, seperti biasa, tempat saya bekerja ini selalu memberikan pelatihan-pelatihan sumber daya manusia, yang mencakup skill teknis dan softskill. Saya lebih banyak memilih yg berupa softskill. Dipikir-pikir, kapan lagi dapet pelatihan softskill gratis… hehehehe….
Banyak sesi yang saya ikuti dan terbagi menjadi beberapa waktu. Yang pertama saya ikuti adalah Manajemen Stress, hanya sayangnya saya hanya ikut 2 sesi karena esoknya harinya saya harus memberikan orientasi perpustakaan kepada mahasiswa baru.
Lalu ada juga tentang manajemen keuangan keluarga, kemudian ada pula tentang Entrepreneurship, dan yang terakhir kemarin tentang Hidup Sehat.
Kebetulan sekali, karena saya sedang merintis (*halahhh) pola hidup sehat… yg ini cukup banyak yg ingin saya bagi terutama tips dan pengetahuan baru yg di dapat.

Pemateri adalah Ibu Nurani (begitu beliau dipanggil), yg merupakan seorang alumni Gizi dari IPB. Beliau membagi beberapa cara dan tips untuk menjaga gizi dan pola makan yang baik. Pada dasarnya, manusia harus memenuhi 6 unsur penting dalam pemenuhan gizi dasar, yaitu: karbohidrat, mineral, protein, vitamin, lemak, dan air. Setiap harinya, minimal 8 gelas air harus kita minum, mengapa karena 70% komposisi tubuh kita terdiri dari air, tentu saja jika kita beraktivitas akan banyak cairan yang keluar dari tubuh dan itu harus selalu diisi ulang..

Karbohidrat, yang paling kompleks, tentu saja adalah beras. Beras yang ditanak menjadi nasi. Namun meski demikian, nasi tidak harus selalu menjadi pilihan karbohidrat utama. Terutama untuk yang sedang diet gula, porsi nasi harus dikurangi. Malah menurut beliau, porsi nasi yang “wajar” untuk dikonsumsi setiap hari ada sebanyak 3 gelas… bukan 3 piring.. nah bisa dibayangkan bukan, betapa banyak karbohidrat yang masuk ke tubuh kita jika memakan 3 piring nasi setiap hari, kecuali apabila anda bekerja dengan membutuhkan banyak tenaga kasar/keras…
Pengolahan beras pun banyak yang mengalami salah pengertian. Cara mencuci beras yang baik, dilakukan menggunakan baskom (tanpa lubang) dan diberikan air sampai terendam, lalu cukup di aduk-aduk sebentar hingga kotorannya naik, kemudian buang airnya, dan dapat langsung ditanak menjadi nasi. Beliau mengatakan, pengolahan beras yang terlalu lama dan terlalu keras akan menyebabkan vitamin B yang terdapat di lapisan luar beras akan terkikis, dan hasilnya nasi yg kita makan tidak memiliki gizi sama sekali.
Untuk gandum, pilihlah gandum utuh. Karena pada gandum, justru di kulitnya itu lah terdapat vitamin dan gizi yang kita butuhkan.

Vitamin dan Mineral, dapat diperoleh dari sayur-sayuran dan buah-buahan. Hanya saja, lebih baik membeli sayur dan buah di pasar tradisional, karena beberapa supermarket menjual buah dan sayuran yang telah dilapisi lilin agar terlihat segar dan menarik. Dan perbedaan sayuran biasa dan organik, secara komposisi gizi, tidak terlalu berbeda, kecuali dari segi keamanan dari pestisida dan hama. Namun untuk kasus pasar tradisional, hampir semuanya adalah alami, terlihat dari harga dan keawetannya. Buah dan sayur ini harus diperbanyak porsinya terlebih karena kandungan serat kasarnya yg tinggi.

Protein, biasanya berupa hewani (daging sapi/ayam) dan nabati (kedelai/tempe/tahu). Beberapa orang yang sedang diet biasanya menghilangkan menu daging, karena dianggap lemak. Padahal daging bukan termasuk lemak, melainkan protein. Yang termasuk lemak adalah minyak, mentega, margarin dan sejenisnya. Nah, apa gunanya diet mengurangi daging namun tetap ngemil gorengan?๐Ÿ˜€

Untuk anak-anak 0-4 tahun, di mana perkembangan otaknya mencapai 82%, kebutuhan gizi ini harus sangat optimal.
Nah, sedikit poin penting dalah usaha hidup sehat adalah:
1. Nikmati makanan (berhentilah sebelum kenyang)
2. Kurangi makan (porsi)
3. Jangan menambah minyak atau lemak ke dalam makanan (secukupnya saja)
4. Perbanyak konsumsi sayuran dan buah
5. Mendekati pola makan vegetarian, pilih protein nabati
6. Hati-hati dalam mengemil (ngemil sehat = buah)

Olahraga untuk kebugaran fisik, pilihlah olahraga yang disukai, nikmati lah dan lakukan dengan rutin…. (saya kok sulit banget ya)
Yang paling mudah adalah jalan kaki minimal 15-20 menit setiap harinya.
Perbanyak anti-oksidan untuk menangkal radikal bebas. Darimana? dari vitamin dan mineral alami seperti buah dan sayur, jika dirasaka kurang, alternatif terakhir adalah suplemen multivitamin. Namun diusahakan memilih yang alami.

Tujuan akhir yang hendak dicapai adalah keseimbangan Tri-energetics, yaitu:
1. Energi tubuh (kebugaran fisik, dengan latihan fisik bagi tubuh)
2. Energi makanan (makan secukupnya dan bergizi baik/seimbang)
3. Energi pikiran (refleksi spiritual, dan jauhi stress)

Berhubungan sekarang sudah masuk bulan Oktober, mari kita mulai hidup yang sehat….๐Ÿ˜€

Posted in: Bahasan Umum, My Life