Menangis…

Posted on November 22, 2008

5


When I have problems, cuma bisa diam seribu bahasa. lalu mulai berbicara pada diri sendiri. memenuhi pikiran dengan hal-hal yang sebenernya ingin sekali diucapkan namun tak bisa karena takut malah menyakiti orang lain atau mgkn diri sendiri. kadang pula diselingi dengan senandung-senandung dari lagu yang didengar telingan terakhir kali… sambil membayangkan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi akibat masalah yg sedang dialami. Lucunya, saking seriusnya berbicara dengan diri sendiri, wajah pun terbawa ekspresi dengan perasaan yg sedang dirasakan. Kadang tersenyum sendiri, but most of the time, adalah menangis.

Ngomong-ngomong soal menangis… apakah menangis itu salah? Jika tidak, kenapa saat kita menangis selalu ada yg mengatakan cengeng lah, melankolis lah, sensitif lah.. bahkan putus asa dan sebagainya. Rasanya untuk seorang perempuan, menangis adalah hal yang biasa. menangis tidak selalu berarti bersedih. Bisa aja untuk mengungkapkan rasa terharu, bahagia, atau bahkan marah dan kesal. Bagi seorang perempuan khususnya, (termasuk jg saya), menangis adalah sebuah ungkap ekspresi perasaan yang tidak mampu diucapkan dan dirangkai menjadi kata-kata. Marah, bahagia, sedih, bahkan saat bermasalah pun saya pun bisa menangis… menangis memang tidak akan menyelesaikan masalah, tapi memang bukan itu tujuan saya menangis.. saya cuma ingin melepaskan beban agar pada akhirnya nanti saya pun mampu berpikir jernih.

Mungkin ini yg kadang tidak dimengerti kaum pria. Jika melihat perempuan menangis, mereka pun kebingungan musti ngapain. but you know what.. here’s what you should do.. jika melihat seorang perempuan menangis, jangan tanyakan mengapa dia menangis. jika dia teman anda, cukup tepuk punggungnya.. jika dia pasangan anda, cukup peluk dia dan berikan bahu anda. dan tunggu sampai dia puas menangis. setelahnya dia baru akan mampu berbicara “mengapa” dia menangis… (itupun jika dia cukup kuat untuk berbicara).

Oke… tambahan dikit…

Harus diakui.. banyak juga wanita yang menggunakan menangis sebagai senjata untuk meluluhkan orang lain, terutama pria.😀

Tagged:
Posted in: Bahasan Umum, My Life