3 September…

Posted on September 3, 2008

0


On this day, 3 years ago, was a moment of happiness in the history of my life. Karena mulai hari itu, aku dapat status baru dalam hidup yang baru dengan seseorang yang amat sangat aku cintai sepanjang hidupku…😀

Yes, that’s right. It’s my wedding day.. and today is the 3rd anniversary.

Tapi seperti biasanya, tidak pernah ada perayaan khusus malah cenderung menganggap seperti hari biasa aja. Buat kami memang hal-hal semacam ini bukan sebuah peristiwa besar.. it’s not a big deal.. justru dijadikan momen untuk intropeksi dan evaluasi.. gimana tugas dan kewajiban kita selama ini, apakah sudah dijalani dengan baik atau tidak… kesalahan apa yg udah diperbuat, dan gimana cara memperbaikinya… me-review permasalahan dan problem solving-nya.. apakah sudah benar ataukah perlu cara yang lebih efektif lagi..? kurang lebih semacam itulah…

Namun ada satu hal yang menahan kami untuk tidak merayakannya di setiap tanggal 3 September. Satu hal yang membuat kami sangat bersedih. It’s our uncle’s death. Yup. Om Away, paman kami, yang telah menjadi saksi pernikahan kami… telah kembali ke pangkuan Allah SWT, pada tanggal 3 September 2006, tepat setahun setelah kami menikah. Saat itu, kami hendak memberi kabar baik kepada semua orang tentang calon anggota baru keluarga kami. Namun, apa mau dikata, ternyata Allah SWT punya kehendak lain. Om yang sangat baik dan penyayang itu meninggalkan kami semua… dan meninggalkan kenangan yang amat manis, khususnya buat kami berdua. Terima kasih om…

That’s why… kami merasa sangat tidak pantas untuk merayakan anniversary pada tanggal di mana kami pun merasa sedih. Karena itulah kami memilih untuk intropeksi ketimbang merayakannya…

Dan hari ini, perasaanku bener-bener campur aduk. Dari kemaren ampe tadi pagi.. I was totally forgot about this day.. ga inget sama sekali kalo hari ini adalah 3 September itu..😀 . Kalo ga ditelpon si ibu tadi pagi, kayaknya ga akan pernah inget deh… Tapi setelah inget… seneng sih tp so sudden…jadi sedih jg.. tapi seperti biasa… yg bisa dilakukan hanyalah berdoa…

And so.. I wanna say.. thank you dear for the wonderful 3 years with you.. dengan segala suka dan duka, dengan kekurangan dan kelebihannya, dengan segala airmata, keringat, dan darah … yang tertumpah..😀 and buat pengertian dan perhatiannya… pengorbanan dan penghargaannya.. semoga tetap setia menemani hingga maut memisahkan (*beuh….*) hahahahahaha….😀

Terima kasih telah menjadi air dalam api ku
Terima kasih telah menjadi terang dalam gelap ku
Terima kasih telah menjadi obat dalam sakit ku
Terima kasih telah menjadi pendorong dalam kemunduran ku
Terima kasih telah menjadi mata dalam buta ku
Terima kasih telah menjadi telinga dan tuli ku
Terima kasih telah menjadi tetes embun dalam dahaga ku
Terima kasih telah menjadi awan putih dalam hujan ku
Terima kasih telah menjadi pelangi hidupku
Terima kasih telah menjadi sandaran dalam kehampaan ku
Terima kasih telah menjadi teman dalam sedih ku
Terima kasih telah menjadi sahabat dalam kesulitan ku
Terima kasih telah menjadi kekasih dalam risau hati ku
Terima kasih telah menjadi abadi dalam dunia ku
Terima kasih telah menjadi satu dalam kenangan ku
Terima kasih telah menjadi mimpi dalam uraian tidur ku
Terima kasih telah mencintai dan menyayangi ku apa adanya
Terima kasih untuk mencintaiku kemarin, hari ini, esok, dan selamanya …

I Love you.. always…

Pada dirimu terdapat ketulusan jiwa untuk mengajak kepada kebaikan,
kesabaran dalam menghadapi kekurangan dan keburukan,
kelembutan yang disertai sikap yang hangat dan santun saat menghadapi kerasnya hati dan merahnya mata yang marah,
serta senyuman yang hangat yang disertai keramahan dan ketenangan.
Kau, yang terindah yang pernah kumiliki,
gerbangku yang tak pernah berujung,
mistikus hidupku,
dan sejuta kata luhur yang hanya untuk menggambarkan berartinya dirimu dalam hidupku….

Posted in: My Life