100 tahun Kebangkitan Nasional

Posted on May 19, 2008

0


Perasaan semua orang heboh mencari cara terbaik memperingati 100 Kebangkitan Nasional yang jatuh tgl 20 Mei besok. Tapi sayangnya, kebanyakan hanya memperingati dengan gembar-gembor perayaan simbolis yang ngabisin dana yang ga sedikit.

Sayangnya juga, kebangkitan nasional kali ini diwarnai “kebangkitan” harga BBM. (again?) Naiknya (menurut rencana) berkisar 30%. Wah… belum juga naik BBMnya, harga barang kebutuhan pokok udah naik duluan. Cerita klise sih tapi tetep aja ga pernah berubah. Gaji PNS jg naik katanya, tapi cuma 20%.

Yaaa…..ga seimbang dong dengan kenaikan BBM..?😀

Terakhir yang saya baca di koran, harga buku pun akan naik sekitar 30%. Walah…walah… mau jadi apa bangsa kita ini? Saya kok kepikiran anak-anak saya nanti biaya sekolahnya pasti sudah sangat tinggi. Ongkos naik, harga makanan naik, harga buku pun ikut naik. Mau nabung gimana? Kenaikan gaji ga sebanding dengan kenaikan kebutuhan sehari-hari.

Wajar saja banyak yang pesimis saat mendengar pemerintah sudah “semampunya” menekan harga BBM. Tingkat kemiskinan akan makin meningkat. Jangan-jangan, 5 tahun dari sekarang, kita yang sudah bekerja pun termasuk golongan miskin….????

Mungkin memang benar, BBM harus naik. Tapi apakah tidak bisa dilakukan secara bertahap..? Kita yang langsung terkena dampaknya akan terus menjerit dan makin tertekan. Saya sendiri yang “mampu” bekerja aja harus memutar otak untuk mensiasati kenaikan harga-harga ini, apalagi yang tiap hari makan aja susah. Saya makin terenyuh jika ngebayangin hal ini.

Duh… semoga saja kesabaran kita juga makin meningkat dalam menghadapi segala “kebangkitan” ini..

semoga…

Posted in: Bahasan Umum