Ada Xabi…..

Semalem sempet nonton Piala Konfederasi, Spanyol versus USA. Berhubungan saya penyuka Spanyol, agak sedih juga melihat mereka kalah, 2-0.

Setelah menonton, saya mencoba tidur kembali. Dengan perasaan yg campur aduk, tanpa sadar saya tertidur pulas. Tiba-tiba,  saya berada di ruang ganti mereka… yg sedang memberesi barang2 mereka, untuk kembali ke bus… sempat melihat Torres yg jalan tertunduk, melihat Puyol yang membawa tasnya… (kok bawa tas ya?).. akhirnya saya memutuskan untuk duduk dan (ceritanya) pengen pesen minum di kantin dekat situ…

Ketika saya sedang duduk dan minum… (seingat saya Teh botol…, kok bisa ya?) :D … tiba-tiba datang Xabi Alonso duduk di depan saya, semeja dengan saya… lalu cerita ttg perasaan sedih teman2nya…. (curcol euy…?). Saya menanggapinya dengan ngobrol… and guess what? tiba-tiba saja saya fasih berbahasa Inggris… wakakakakak….

Salah satu cerita yg saya ingat adalah ttg bahagianya Torres menjelang kelahiran anaknya, yg katanya akan lahir sebelum musim baru dimulai…. wekekekek…..

Bahagia banget… Xabi kliatan cuakep pisan lah…… huhuuhuhuu….

namun sayang, tiba-tiba…. “DUGG…!

aduh…!” ternyata kakinya Arya menghantam kepala saya…. *haiah… selesai deh mimpinya…..*

well gpp deh… yg penting sempet ngeliat Xabi, dan ngobrol, walo cuma mimpi…. hehehehe…… (uuh Xabi… ganteng deh kamyu….) :P

xabi(ini foto diambil oleh rekan BigReds, yang tahun lalu pergi ke Anfield)

ga ada cuti…?

Tadi pagi saya bertanya ke bagian administrasi, perihal cuti yang saya dapat, karena akan adanya hajatan dalam waktu dekat ini. Namun yg saya dapatkan justru rasa kaget. Karena ternyata, kami semua, pegawai di perpustakaan ini, tidak dapat mengajukan cuti… what????

Alasannya, yg dikemukakan oleh biro kepagawaian (katanya), kita tidak bisa mengajukan cuti karena sudah diberikan cuti bersama oleh pusat… (lho padahal jumlah cuti bersama juga banyaknya berapa sih?). Saya jadi heran, bukannya setiap pegawai memiliki hak untuk cuti 12 hari dalam setahun. jika ada cuti bersama, tinggal dikurangi saja toh? perasaan saya, cuti bersama lebaran pun hanya 4-6 hari. berarti seharusnya ada sisa 6 hari lagi kan? lagipula, tahun ini, setiap hari kejepit pun kita tidak dapet cuti bersama kok…? lalu kemana menghilangnya hak sisa cuti kami tadi….????

Lucunya, sepupu saya yang bekerja di bagian lain, kemarin baru saja mengambil cuti 6 hari… lha kok bisa…?????? ada apa ini…??

mengutip ucapan Fillmore dlm film Cars.. “it’s a conspiracy, man…!”

hahahahaha…… (tersenyum sinis)

Posted in My Life. Tags: , . 3 Comments »

Bipolar Disorder

Pengen sharing sedikit ttg Bipolar Disorder..

Awalnya gara2 iseng klik link ttg mental disorder yang ada di blog Ano, yaitu di sini dan di sini. (Boleh dicoba jika tertarik…).  Saya coba2 beberapa quizzes, dan ada hasil yang mengejutkan dari quiz Bipolar Disorder, dimana skor yang didapat cukup signifikan… karena masih awam dengan hal beginian, akhirnya saya cari2 info di wiki dan beberapa situs lainnya. Ini beberapa penjelasan yang saya dapatkan…

Apa itu Bipolar Disorder?

As long as everybody is happy…

Entah trauma atau tidak, namun saya merasa menjadi orang yang disalahkan setiap ada hal-hal yang tidak berjalan seperti seharusnya. Sejak kecil hingga hampir 20 tahun lamanya, secara refleks, saya selalu merasa menjadi orang yang bersalah atau menjadi pokok permasalahan di hal-hal yang tidak seharusnya terjadi. Dan jika berada di posisi terjepit, atau berada dalam pilihan-pilihan yang sulit, saya cenderung untuk mengorbankan diri saya karena saya menganggap bahwa saya lah penyebab pilihan-pilihan sulit itu hadir. Bahwa semua yang salah terjadi gara-gara saya… walaupun terkadang saya mencoba dengan sangat keras untuk berfikir bahwa ada faktor-faktor lain di luar saya… tetapi tetap saja saya tidak bisa menahan diri saya untuk tidak merasa bersalah…..

Saya sering memilih pilihan-pilihan yang sulit, entah secara tidak sadar karena saya merasa bersalah atau pun karena orang-orang secara tidak sengaja pula mendorong saya untuk memilih pilihan sulit tersebut… walaupun terkesan merugikan diri sendiri, saya cenderung mengatakan bahwa saya mengorbankan diri saya demi kebahagiaan orang lain.. meski mereka tidak menyadarinya…

Saya merasa lebih baik saya yg menanggung kesalahan, yg menanggung beban, yg menelan pil pahit.. selama semua orang bisa merasa tenang dan bahagia. Mungkin saya bisa ikut bahagia saat melihat orang lain bahagia… ikut tersenyum… ikut tertawa… meski batin menangis, mengiris perih di hati….

But you know, meski begitu… dari banyak hal yg terjadi.. saat saya menyalahkan diri saya sendiri… saya pun masih belajar sesuatu.. belajar untuk menahan diri dari ego-ego dan keinginan diri sendiri… menahan kekesalan kepada orang lain… menahan nafsu amarah…. yang pada akhirnya cuma bisa pasrah dan menangis….

oh tidak… saya bukan menangisi pilihan saya… tangis itu untuk menggantikan kesal dan marah yg tidak dikeluarkan melalui kata-kata…. tolong jangan menganggap saya menangis karena sedih… kesedihan saya tidak akan menjadikan siapa pun merasa kasihan dengan saya…

apakah ini sebuah efek trauma kah? mungkin saja… karena saya rasa pun ada sosok yang membuat saya seperti ini… ataukah apa ini sebuah bentuk kelainan…? hihihi… beware of me.. hahaha…

Entahlah…

Posted in My Life. 1 Comment »

Understanding…?

O yeah… sometimes I do feel that none would understand me… just like one of my friend said that in her YM status yesterday..
but then again,.. It’s all because each of us is unique… I finally understand that why none would understand me.. that’s because it is only me that could understand me… and I can’t expected anyone would understand me…
so…? I can’t complain then… but I must say, that I admire someone who could be very understanding upon other people… I always trying to be one.. always listening, always understanding… (kyk iklan yahh…?) although I know it’s always been hard..
I have tried many times to say what I want to say, to make someone or people could understand me.. but in the end.. they don’t fully understand what I intended to say… but hey, who can blame them anyway…. we’re all just human, that probably had a different frame of references and field of experiences… (kyk teori apaa gitu…)

anyway… stop complaining… stop blaming … (and blaming me either… ) I was just trying to live my life…