Perubahan itu…

Kemaren seseorang mengatakan kepada saya bahwasanya saya telah berubah… (halahhh bahasanya…)

Sempet bingung juga sih. Apa ya yg berubah dari saya? (thinking mode ON…:P )

Setelah dipikir-pikir, mungkin dia ada benernya juga. But hey, who doesn’t? menurut saya sih, setiap orang pasti akan berubah. Toh hidup kita juga dinamis. Sudah tentu akan membawa yg di dalamnya ikut berubah pula. Perubahan yang paling mudah dikenali tentu saja perubahan fisik. Dari bayi, anak-anak, hingga dewasa dan menua. Perubahan pikiran pun mengikuti. Kita makin pintar karena kita belajar dari dunia. Perubahan sifat juga dialami oleh beberapa orang. Mungkin karena adanya perubahan lingkungan dia tinggal, perbedaan teman-teman mainnya, bahkan perbedaan status yang didapatnya. Misalnya karena menikah.

Saya rasa perubahan adalah sesuatu yang tidak bisa ditampik. Sesuatu yang amat sangat wajar dialami oleh semua orang. Namun, perubahan menuju arah yang lebih baik tentunya yang diharapkan.

Secara pribadi, saya merasakan perubahan yang sangat besar saat lulus SMA dan masuk bangku perkuliahan. Bukan perubahan suasananya, tapi saya mengalami sebuah ujian, cobaan, atau mungkin “tamparan”. Hingga saya bisa memiliki sebuah pandangan baru tentang dunia dan hidup saya khususnya. Tapi saya tidak mau menyesal, saya yakin semua ada hikmahnya, dan saya merasa jauh lebih baik, dan lebih bijak.

So, have I changed ? .. Yes, I have…

“Everybody’s Changing”

(by Keane)

You say you wander your own land
But when I think about it
I don’t see how you can
You’re aching, you’re breaking
And I can see the pain in your eyes
Says everybody’s changing
And I don’t know why

So little time
Try to understand that I’m
Trying to make a move just to stay in the game
I try to stay awake and remember my name
But everybody’s changing
And I don’t feel the same

You’re gone from here
And soon you will disappear
Fading into beautiful light
Cause everybody’s changing
And I don’t feel right

So little time
Try to understand that I’m
Trying to make a move just to stay in the game
I try to stay awake and remember my name
But everybody’s changing
And I don’t feel the same

So little time
Try to understand that I’m
Trying to make a move just to stay in the game
I try to stay awake and remember my name
But everybody’s changing
And I don’t feel the same

sabar ya..?

when gets me down…I get mad, get upset, and I wanna cry…all I can see is life isn’t fair to me…

but…at the moment I was crying…I can see positive things beyond the “sadness”.

Jeleknya gue nih… kadang musti diam dan nangis dulu sebelum bisa ngeliat hal-hal positif dari kejadian yang menimpa gue… well, it’s hard you know.  berusaha melihat hal positif dalam kesedihan yang mendalam. It takes a great effort. tapi gue masih bersyukur, meski sedih hingga merasa paling “bawah”, gue masih diberi kesempatan dan kemampuan untuk melihat hal-hal positif.

But, I’m still trying.. menjadi lebih sabar dan lebih sabar lagi…

Posted in My Life. 1 Comment »

100 tahun Kebangkitan Nasional

Perasaan semua orang heboh mencari cara terbaik memperingati 100 Kebangkitan Nasional yang jatuh tgl 20 Mei besok. Tapi sayangnya, kebanyakan hanya memperingati dengan gembar-gembor perayaan simbolis yang ngabisin dana yang ga sedikit.

Sayangnya juga, kebangkitan nasional kali ini diwarnai “kebangkitan” harga BBM. (again?) Naiknya (menurut rencana) berkisar 30%. Wah… belum juga naik BBMnya, harga barang kebutuhan pokok udah naik duluan. Cerita klise sih tapi tetep aja ga pernah berubah. Gaji PNS jg naik katanya, tapi cuma 20%.

Yaaa…..ga seimbang dong dengan kenaikan BBM..? :D

Terakhir yang saya baca di koran, harga buku pun akan naik sekitar 30%. Walah…walah… mau jadi apa bangsa kita ini? Saya kok kepikiran anak-anak saya nanti biaya sekolahnya pasti sudah sangat tinggi. Ongkos naik, harga makanan naik, harga buku pun ikut naik. Mau nabung gimana? Kenaikan gaji ga sebanding dengan kenaikan kebutuhan sehari-hari.

Wajar saja banyak yang pesimis saat mendengar pemerintah sudah “semampunya” menekan harga BBM. Tingkat kemiskinan akan makin meningkat. Jangan-jangan, 5 tahun dari sekarang, kita yang sudah bekerja pun termasuk golongan miskin….????

Mungkin memang benar, BBM harus naik. Tapi apakah tidak bisa dilakukan secara bertahap..? Kita yang langsung terkena dampaknya akan terus menjerit dan makin tertekan. Saya sendiri yang “mampu” bekerja aja harus memutar otak untuk mensiasati kenaikan harga-harga ini, apalagi yang tiap hari makan aja susah. Saya makin terenyuh jika ngebayangin hal ini.

Duh… semoga saja kesabaran kita juga makin meningkat dalam menghadapi segala “kebangkitan” ini..

semoga…

Puisi-puisi Cinta

Thoughts Of Love
by Nicole

Love is forgiving
Even though it is hard to forget
Holding hands and never wanting to let go
Hoping that tomorrow will be as wonderful as today
Sharing secrets in a star- spangled night
And most importantly love is knowing
That you will never be lonely again

What Love Is
by Karin Schaefer

It is Love that gives me purpose
to change and grow and learn.
It is Love that guides me on this path
and helps me choose each turn.

It is Love that gives me courage
to stand against my fears;
to open up my heart to you,
to let you see my tears.

It is Love that gives me trust and hope
when little thing go wrong.
When distance stands between us,
it is Love that keeps me strong.

It is Love that offers harmony
and a friendship that is true.
How wonderful that I can share
a Love like this with you!

You Are
by Heather Lynn

You are the one who warms my heart
and fills my soul
You are the love of my life,
the one who makes me whole.
You are the man of my dreams,
all that I desire
You are a sweet fantasy
that sets my heart afire.
You are the one who completes me,
one sent from above
You are my one and only
you are… my eternal love

Duh..

Badan rasanya sakit semua… biasa lah kalo tamu mah ya begini ini…

ah sebenernya sih sakit fisik sih ga masalah, yang berat tuh kalo ditambah dengan sakit hati… (halahhh… maksudnya mah beban pikiran kali ya…)

Saya lebih senang kalo menyebutnya “cobaan”. Tapi harus diakui, cobaan fisik bisa dicari obatnya segera. Sedangkan cobaan batin rasanya musti muter-muter dulu buat nyari obatnya. Kadang malah beberapa orang ga pernah nemuin obatnya…

Beratnya lagi, kadangkala cobaan batin tuh datengnya berbarengan dan banyak pula.. Duh… cape deh…

Udah juga berdoa, tapi jawaban kadang tidak datang dengan secepat kilat. Udah bersabar juga, tapi kadang rasanya penat banget yah…

Sebenernya kita boleh ngeluh ga sih? Tapi saya rasa, mengeluh tuh pekerjaan yang sia-sia ya.. Lebih baik waktunya dipake untuk berfikir… ya ga?

Tapi sekarang saya lagi sakit perut…hehehe… :P

The Invitation

(Inspired by Oriah Mountain Dreamer, May 1994)

It doesn’t interest me what you do for living,
I want to know what you ache for,
and if you dare to dream of meeting your heart’s longing…

It doesn’t interest me how old you are,
I want to know if you will risk looking like a fool for love, for dreams,
for the adventure of being alive

It doesn’t interest me what planets are squaring your moon,
I want to know if you have touched the center of your own sorrow,
if you have been opened by life’s betrayals or have become shriveled
and close from fear of further pain !
I want to know if you can sit with pain, mine or your own,
without moving to hide it or fade it or fix it

I want to know if you can be with joy, mine or your own,
if you can dance with wildness and let ecstasy fill you to the tips of your fingers and toes,
without cautioning us to be careful, be realistic, or to remember the limitations of being human

It doesn’t interest me if the story you’re telling is true,
I want to know if you can dissappoint another to be true to yourself,
if you can bear the accusation of betrayal and not betray your own soul

I want to know if you can be faithful and therefore trustworthty,
I want to know if you can see beauty even it it’s not pretty every day,
and if you can source your life from God’s presence
I want to know if you can live with failure, your and mine,
and still stand on the edge of the lake and shout to the silver moon, “Yes!”

It doesn’t interest me where you live or how much money you have,
I want to know if you can get up after the night of grief and despair,
weary, bruised to the bone, and do what needs to be done for the children

It doesn’t interest me who you are, how you came to be here,
I want to know if you will stand in the center of the fire, with me, and not shrink back

It doesn’t interest me where or what or with whom you have studied,
I want to know what sustains you from the inside, when all else falls away,
I want to know if you can be alone with yourself,
and if you truly like the company you keep in the empty moments…

Terima kasih

Terima kasih telah menjadi air dalam api ku
Terima kasih telah menjadi terang dalam gelap ku
Terima kasih telah menjadi obat dalam sakit ku
Terima kasih telah menjadi pendorong dalam kemunduran ku
Terima kasih telah menjadi mata dalam buta ku
Terima kasih telah menjadi telinga dan tuli ku
Terima kasih telah menjadi tetes embun dalam dahaga ku
Terima kasih telah menjadi awan putih dalam hujan ku
Terima kasih telah menjadi pelangi hidupku
Terima kasih telah menjadi sandaran dalam kehampaan ku
Terima kasih telah menjadi teman dalam sedih ku
Terima kasih telah menjadi sahabat dalam kesulitan ku
Terima kasih telah menjadi kekasih dalam risau hati ku
Terima kasih telah menjadi abadi dalam dunia ku
Terima kasih telah menjadi satu dalam kenangan ku
Terima kasih telah menjadi mimpi dalam uraian tidur ku
Terima kasih telah mencintai dan menyayangi ku apa adanya
Terima kasih untuk mencintaiku kemarin, hari ini, esok, dan selamanya …

(suara hati sang mantan kekasih yang kini naik statusnya menjadi suami)

Kau…

Pada dirimu terdapat ketulusan jiwa untuk mengajak kepada kebaikan,
kesabaran dalam menghadapi kekurangan dan keburukan,
kelembutan yang disertai sikap yang hangat dan santun saat menghadapi kerasnya hati dan merahnya mata yang marah,
serta senyuman yang hangat yang disertai keramahan dan ketenangan.
Kau, yang terindah yang pernah kumiliki,
gerbangku yang tak pernah berujung,
mistikus hidupku,
dan sejuta kata luhur yang hanya untuk menggambarkan berartinya dirimu dalam hidupku….

Cinta dan Perkawinan menurut Plato

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?

Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana.
Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting.

Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta” Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.

Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?”

Plato menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik)”

Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya”

Gurunya kemudian menjawab ” Jadi ya itulah cinta”

Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya, “Apa itu perkawinan?
Bagaimana saya bisa menemukannya?”

Gurunya pun menjawab “Ada hutan yang subur didepan saja. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan”

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/ subur, dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja.

Gurunya bertanya, “Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?”

Plato pun menjawab, “sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya”

Gurunyapun kemudian menjawab, “Dan ya itulah perkawinan”

CATATAN – KECIL :

Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih.
Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan… tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur.
Terimalah cinta apa adanya (dalam batas-batas tertentu)

Sumber: unknown

Menikah Bikin Bahagia? Nanti Dulu!

Hati-hati dengan anggapan menikah adalah jawaban dari segalanya. Akankah menikah membuat anda tambah mesra, tambah setia, atau membuat hubungan anda lebih baik? Hmmm, ternyata tak selalu demikian. Masa’ sih?

Jadi gimana dong ?