Perkenankan saya untuk memberikan info tentang BR Bandung terutama tempat nonbar reguler yang sering digunakan. Ini pun dikarenakan banyaknya pertanyaan tentang BR di Bandung dan tempat nonbarnya.
You and Me
What day is it? And in what month?
This clock never seemed so alive
I can’t keep up and I can’t back down
I’ve been losing so much time
‘Cause it’s you and me and all of the people with nothing to do
Nothing to lose
And it’s you and me and all other people
And I don’t know why, I can’t keep my eyes off of you
One of the things that I want to say just aren’t coming out right
I’m tripping on words
You’ve got my head spinning
I don’t know where to go from here
‘Cause it’s you and me and all of the people with nothing to do
Nothing to prove
And it’s you and me and all other people
And I don’t know why, I can’t keep my eyes off of you
There’s something about you now
I can’t quite figure out
Everything she does is beautiful
Everything she does is right
‘Cause it’s you and me and all of the people with nothing to do
Nothing to lose
And it’s you and me and all other people
And I don’t know why, I can’t keep my eyes off of you
and me and all other people with nothing to do
Nothing to prove
And it’s you and me and all other people
And I don’t know why, I can’t keep my eyes off of you
What day is it?
And in what month?
This clock never seemed so alive
(Lifehouse)
From this moment life has begun
From this moment you are the one
Right beside you is where I belong
From this moment on
From this moment I have been blessed
I live only for your happiness
And for your love I’d give my last breath
From this moment onI give my hand to you with all my heart
Can’t wait to live my life with you, can’t wait to start
You and I will never be apart
My dreams came true because of youFrom this moment as long as I live
I will love you, I promise you this
There is nothing I wouldn’t give
From this moment onYou’re the reason I believe in love
And you’re the answer to my prayers from up above
All we need is just the two of us
My dreams came true because of youFrom this moment as long as I live
I will love you, I promise you this
There is nothing I wouldn’t give
From this moment
I will love you as long as I live
From this moment on
(Shania Twain)

Seorang istri bekerja, atau ikut bekerja, bukan semata-mata untuk melepaskan diri dari tanggung jawab, bukan pula untuk mengejar karir tinggi, juga bukan untuk mengejar materi semata. Sebagian besar tujuan istri bekerja adalah untuk membantu suami memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, untuk memperoleh penghasilan lebih yg dapat ditabung dan digunakan oleh keluarga terutama untuk anak-anaknya kelak. Bukan rahasia lagi bahwa biaya hidup dan pendidikan semakin hari, semakin meningkat. Tentu saja orang tua ingin yg terbaik untuk anak mereka. Bukan untuk mengejar materi yg berlebihan, namun setidaknya cukup untuk bekal hidup anak-anaknya kelak.
Tadi saya mendengar cerita, temen perempuan saya dibuat sakit hati oleh teman sekantornya (yg adalah laki-laki), karena temannya itu mengatakan hal seperti ini: “istri mah seharusnya di rumah aja, ga usah kerja..”. Temen perempuan saya sakit hati mendengar itu. Saya sendiri yg mendengar ceritanya agak sedikit tersinggung. Karena saya sendiri seorang istri yg bekerja. Dan saya bekerja untuk anak dan keluarga saya. Saya mengerti benar bahwa rezeki sudah diatur oleh Allah SWT yg Maha Kuasa, akan tetapi rezeki juga tidak akan datang tanpa usaha. Tidak cukup kita hanya berdoa tanpa disertai usaha yang cukup. Dan saya mengerti benar, bahwa istri yg di rumah pun, dengan mengurus rumah dan anak juga merupakan sebuah usaha dan ibadah. Namun dalam kasus saya, dan beberapa istri di luar sana, bahwa kebutuhan sehari-hari tidak bisa hanya mengandalkan hanya dari suami. Terlebih lagi jika pendapatan suami kurang memadai untuk memenuhi kebutuhan hidup per bulannya. Apalagi kita memiliki anak atau beberapa anak.
Dan alhamdulilah, kita mendapat kesempatan untuk dapat bekerja dan membantu suami, lalu mengapa tidak kita gunakan? Toh bekerja pun bukan untuk bermain-main. Kami bekerja dengan serius. Kami tetap tidak meninggalkan tanggung jawab kami sebagai istri dan ibu bagi anak-anak kami. Kami tidak lupa kok. Bahkan saya pribadi tidak punya waktu untuk saya sendiri, semata-mata demi usaha melaksanakan tanggung jawab dan kewajiban saya sebagai istri dan seorang ibu.
Dengan memiliki penghasilan tambahan, saya pribadi, dengan suami, dapat menyisihkan banyak dari pendapatan kami untuk menyicil rumah (yg sebelumnya cuma jadi impian doang), bisa nabung untuk sekolah anak kami kelak.. (masuk sekolah mahal sekali sekarang) apalagi jika kami ingin anak-anak kami masuk perguruan tinggi semua. Kami harus menyiapkan bekal dong.
Satu hal lagi, saya bukannya mendahului Tuhan, namun semua pasti tau, kita tidak pernah tau umur kita sampai kapan. Saya berkaca pada pengalaman sahabat saya yang ditinggal oleh suaminya yg meninggal dunia dalam usia yg masih sangat muda. Mereka memiliki anak yg masih bayi. Coba bayangkan, jika teman saya itu tidak bekerja, apa yg akan terjadi? Mau kasi makan apa anaknya nanti? Dia tidak punya orang tua yg lengkap, dan dia juga menghidupi ibunya. Bayangkan jika suami kita pun meninggalkan kita, dan kita tidak punya pegangan apa2..
Mengemis ke orang tua atau saudara…? maaf, itu bukan saya….
Kepikiran untuk pake sepeda ke kantor… atau istilah kerennya mah Bike to Work ceunah…
, Tapi kalo dari rumah saya yang terletak di daerah Pasirkoja (Bandung) ke kantor saya di Jalan Ganesa (ITB-red), jaraknya hampir 5-7 km… (kurang lebih, soalnya ga pernah ngukur-ngukur jalan), yg artinya… bisa menghabiskan waktu sekitar setengah jam-an, belum lagi jika ditambah tanjakan… secara setiap jalur menuju Dago, pasti nanjak dong…
Sebenernya ga masalah juga sih… biasa lah… hehehe… paling juga betis gede.. tapi kan bisa menunjang program penurunan berat badan nih… hahahaa… mantap ga tuh…? EH kok tiba-tiba pengen bike to work sih? well, sebenernya hanya karena satu hal aja sih, gara-gara pengalaman naik angkot yg akhir-akhir ini menjadi sangaaaatt melelahkan dan mengesalkan…. pokona mah very exhaustive and stressful lah…. yg ngetem lah, yg macet lah, yg jalurnya muter-muter lah…. dan juga karena tidak dikasi ijin untuk bawa motor sendiri…. juga karena harga motor yg mahal kali ya…. wekekekek…..
Anyway, nampaknya bike to work juga sulit terealisasi, secara naik motor sendiri aja ga boleh, apalagi ini yg cuma bawa sepeda… katanya sih resikonya lebih gede… walopun menurut saya mah, resiko dimana-mana ya sama aja… selama kita tertib, dan menjaga jarak… dan kalo masih juga kena musibah.. ya itu sih mungkin memang sudah nasibnya…
Hmm… mending nyiap-nyiapin modalnya dulu deh…. siapin mental dan sepeda yg mumpuni jg tentunya….. see ya…!
Marriage is a life process of constant learning and understanding….
artinya: ketika anda menikah, ada sebuah proses hidup yang terus berjalan, yaitu belajar dan mengerti.
Hari ini ngerasa pengen marah-marah mulu… kesal… entah apa sebabnya…? oh well mungkin ada beberapa kejadian yg memicu yg terjadi beberapa hari yg lalu… entahlah, siapa yg tahu…
Tau sih, harus sabar klo jadi orang tuh…. terkadang sering dengan nasihat-nasihat orang lain, katanya kalo lagi kesel, “sembahyang aja (sholat aja)”… tapi sudah dilakukan kok masih ada yg mengganjal yah….? malah kadang pengen mukul sesuatu… (biasanya yg kena getahnya yaa dinding rumah…)
, atau terkadang pengen banget ngumpat-ngumpat ga jelas, atau pengen nendang sesuatu, yg rasanya lega kalo energi amarah ini bisa dikeluarkan. Tapi apakah itu salah..? kenapa selalu dapet nasihat yg itu-itu terus… “sabar”… atau “ikhlasin aja”… well, I KNOW !! tapi yg ngerasain dengan yg ngomong itu kan beda…. dengan tidak marah-marah atau mencak-mencak aja udah termasuk sabar… dengan penuh kesadaran untuk memaafkan aja untuk ikhlas…. tapi apa salah, kalo perlu pelampiasan kekesalan yg ngeganjel ini…?
Argh… apa gara-gara syndrome itu kah…? atau karena mental disorder kah…? hahahaha…. entahlah………
Hupfh…. ada yg tau beli samsak tinju dimana….?
WHoaaa……………. lama banget ya ga nulis-nulis disini….
Sayang sekali, padahal kemaren banyak juga cerita seru, oh well, berhubung saya pun lupa ga nulis di draft or something like it, akhirnya terlewatkan deh momen-momen yg harusnya bisa dirangkum…..
Anywway, meski lebaran udah lamaaaa banget lewat, saya masih ingat beberapa hal… yg jelas, so happy cause adikku tercinta yg merantau ke pulau Dewata mudik ke Bandung, bareng ma istri tercintanya…. jadi punya banyak banget adik cewe nih…. (walo bukan adik kandung, tapi I’m so glad…).. And as usual, lebaran selalu diisi dengan jalan-jalan dan silahturahmi dengan sodara-sodara se Bandung Raya….
. Well karena mereka yg datang ke Bandung, saya mah seneng-seneng aja, berarti ga perlu keluar ongkos untuk mudik dan sebagainya….. hhihihi………….
Saya ketemu sepupu-sepupu yg seperjuangan (alias se-angkatan-red) yg juga sudah beranak pinak, hehehe….. anak-anak kita maen barengan… (haiahhh krucil-krucil berlarian kesana kemari… heuheuheuehue…..) senangnya……
Anyway…. setelahnya saya dikasi kerjaan project input yg bener-bener menyita waktu… ampe nyaris jenuh buat ngerjainnya, untuk tuh project dah beres minggu lalu…. fiuhhh…… dan sekarang kembali ke rutinitas sebelumnya…. managing content digilib…. (ampun deh ngeliat CD udah bejibun, kagak ada yg ngurus…. huhuhuhu…………)
Ahhh baru nyadar… udah bulan Oktober lagi yah…. hmm…. semoga akhir bulan ini ditutup dengan kebahagiaan…. harus siapin hadiah nih… semoga berkesan yahh….
Segini dulu ah… mo ngurusin tuh CD yg numpuk dulu…..